Masyarakat Perbatasan Indonesia-Malaysia Nikmati BBM Satu Harga

dibaca: 4140316 kali
Oleh: Admin Nasional | Jumat, 09 Maret 2018 - 16:58:12 WIB

Masyarakat Perbatasan Indonesia-Malaysia Nikmati BBM Satu Harga

Peresmian program BBM satu harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 66.774.003, Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (9/3/2018)

NUNUKAN- Pelaksanaan program Bahan Bakar Minyak ( BBM) satu harga terus dilaksanakan oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan PT Pertamina (Persero), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

Pada tahun 2018 ini, program BBM satu harga pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara atau wilayah perabatan Indonesia dan Malaysia.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan, program BBM satu harga merupakan komitmen pemerintah guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat terutama di wilayah-wilayah terpencil atau daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

"Ini pertama kali diresmikan pada tahun 2018 untuk BBM satu harga, ini wujud komitmen pemerintah untuk keadilan energi," ujar Kepala BPH Migas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 66.774.003, Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (9/3/2018).

Fanshurullah mengungkapkan, hingga saat ini pemerintah telah meresmikan dan mengoperasikan 59 titik lokasi BBM satu harga di seluruh Indonesia.

Menurutnya, keadilan energi dan harga BBM yang terjangkau sangat vital bagi perekonomian masyarakat terlebih di wilayah-wilayah terpencil atau perbatasan.

"Ini masalah keadilan dan akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi di sini, harga jual Rp 6.450 per liter untuk Premium dan Rp 5.150 per liter untuk Solar, dan Pertalite Rp 7.800 per liter," ungkapnya.

Sebelum tersedianya SPBU di perbatasan Indonesia dan Malaysia tersebut, masyarakat harus membeli BBM di wilayah Tarakan dengan harga yang cukup tinggi karena termasuk ongkos kapal ke Tarakan.

Adapun, pada 2018 ini terdapat dua Lembaga Penyalur milik PT Pertamina (Persero) yang baru diresmikan pertama, SPBU di Seimenggaris Provinsi Kalimantan Utara dengan kapasitas 90 Kilo Liter (KL) untuk tiga jenis BBM yakni Premium, Pertalite, dan Solar.

Kedua, SPBU di Kabupaten Luwuk Banggai Provinsi Sulawesi Tengah dengan kapasitas 40 kilo liter untuk jenis BBM Premium dan Solar

Sumber : kompas.com

  Print Berita

74977 Komentar

  1. 471618
    471618 01 September 2022 - 00:27:50 WIB

    Prescription Savings Categories <a href=http://cialisfstdelvri.com/>cialis buy online</a>

    1. 572913
      572913 01 September 2022 - 00:52:47 WIB

      30 free trial samples are also included in this order <a href=http://cialisfstdelvri.com/>best place to buy cialis online forum</a>

        1. 361614
          361614 01 September 2022 - 01:34:28 WIB

          This comes to 420 month <a href=https://cialisfstdelvri.com/>canadian pharmacy cialis</a>

          1. 216375
            216375 01 September 2022 - 01:41:24 WIB

            The most common of these are headache, nasal congestion, facial flushing and back pain <a href=http://cialisfstdelvri.com/>buy cialis on line</a>

              1. 444156
                444156 01 September 2022 - 02:05:47 WIB

                However, there are some differences <a href=http://cialisfstdelvri.com/>generic cialis tadalafil</a> Many women or current users

                1. 333378
                  333378 01 September 2022 - 03:06:45 WIB

                  <a href=http://cialisfstdelvri.com/>buy cialis</a> Other nitrate medicines isosorbide mononitrate or dinitrate

                  1. 334591
                    334591 01 September 2022 - 03:13:56 WIB

                    <a href=http://cialisfstdelvri.com/>buy cialis pro</a> Sanofi s AUT has not yet recruited any patients

                    1. 875983
                      875983 01 September 2022 - 03:26:50 WIB

                      <a href=http://cialisfstdelvri.com/>buying cialis online</a> In a randomized blind cross-over trial for the treatment of ED in 30 male spinal cord-injured patients mean age 34

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook