Abdul Wahid Sebut Wisata Bono Langka, Bertekad Tuntaskan Infrastruktur Jalan

dibaca: 571 kali
Oleh: Editor Politik | Minggu, 22 September 2024 - 18:10:28 WIB

Abdul Wahid Sebut Wisata Bono Langka, Bertekad Tuntaskan Infrastruktur Jalan

Foto : Cagubri Abdul Wahid pada saat menerima kunjungan dari tokoh Teluk Meranti Pelalawan di Posko Kemenangan di Parit Indah

PEKANBARU. - Cagubri Abdul Wahid menerima kunjungan tokoh dari kec. Teluk Meranti dan Bunut di posko jl parit indah pekanbaru, sabtu (21/9/24).

 

Kunjungan tokoh tokoh ini bermaksud mempertanyakan komitmen cagubri Abdul Wahid terkait ruas jalan provinsi lintas bono.

 

Perwakilan dari desa teluk meranti Suryadi mengatakan bahwa ada wacacana ruas itu akan d belok kan dari sebekek ke indragir hilir.

 

"Ruas Jalan itu melalui sokoi, tapi ada wacana akan dibelok kan dari sebekek ke indragiri hilir, kami mohon ruas ke sokoi tetap dilanjutkan" pinta suryadi.

 

Hal yang sama juga datang Darwan perwakilan kec. Bunut menyampaikan harapan agar ruas lintas bono ini perhatikan.

 

" kami minta kepada pak wahid agar diperhatikan ruas lintas bono ini, menghubungkan banyak kecamatan, akses ekonomi juga ada potensi wisata" pinta Darwan.

 

Menanggapi hal itu, calon gubernur Abdul Wahid berkomitmen akan menjadikan perioritas.

 

"Jika saya terpilih, hal pertama menjadi komitmen dan perhatian saya adalah ruas lintas bono, selain akses masyarakat beberapa kecamatan, akses menghubungkan ke inhil, juga ada wisata haritage yang hanya ada 2 di dunia, yaitu bono" tegas Wahid.

 

Wahid juga mengatakan ruas yang sudah dirintis meskipun ada ruas baru tetap akan dilanjutkan.

 

"Berkenaan ada wacana ruas baru yang akan dibelokkan dari sebekek ke pulau burung, yang ruas akses masyarakat ke sokoi tetap akan dibangun, karna perinsipnya jalan dibangun untuk membuka akses masyarakat yang ada disana, kalau saya begitu berpandangan" lanjut Wahid lagi.

 

Diskusi berlangsung intraktif, ada banya pertanyaan dan harapan para tokoh ini, selain bunut dan teluk meranti, juga hadir perwakilan ukui, kerumutan, bandar petalangan dan langgam.**


Penyunting : SUPIAN

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook