Dosen Polbeng Manfaatkan Solar Cell Sebagai Energi Mesin Tetas Telur Puyuh

dibaca: 10468 kali
Oleh: Admin Pendidikan | Kamis, 27 September 2018 - 07:12:11 WIB

Dosen Polbeng Manfaatkan Solar Cell Sebagai Energi Mesin Tetas Telur Puyuh

BENGKALIS - Manfaatkan energi surya dosen polbeng lakukan pengabdian dengan memanfaatkan Solar Cell sebagai energi cadangan untuk stabilitas mesin penetas telor puyuh pada kelompok budidaya Burung puyuh. Kegiatan ini diketuai oleh Marzuarman,  S.Si, MT dan Khairudin Syah, ST, MT sebagai anggota.

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diusulkan adalah "sebagai kelanjutan pengabdian tahun 2017 lalu yaitu untuk meningkatkan kualitas budidaya burung puyuh, memberikan peningkatan stabilitas terhadap mesin penetas telur puyuh sehingga membantu kelompok budidaya dalam menjalankan usahanya." Kata Mrzuarman yang merupakan dosen TeknikTelektro polbeng.

Selain itu, targetkhusus yang akan dicapai dalam kegiatan ini adalah sosialisasi penggunaan Solar Cell sebagai energi cadangan pada mesin penetas telur puyuh sehingga pemerintah desa atau pemerintah daerah kabupaten bengkalis dapat mengalokasikan dana untuk penerapan Solar Cell sebagai sumber energi mesin penetas telur puyuh di kelompok budidaya yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Metoda yang akan dilaksanakan adalah membuat sistem peningkatan mesin penetas telur puyuh dengan cara mem-backup sumber energi menggunakan Solar Cell apabila terjadi pemadaman listrik sehingga temperatur di dalamnya tetap stabil. Teknologi konversi tenaga surya ini mampu menggantikan listrik PLN sebagai pemanas mesin tetas telur sehingga proses penetasan tetap berlangsung selama 19 hari serta menghindari kegagalan yang dikarenakan temperatur tidak stabil.

Kegiatan pengabdian ini melanjutkan pengandian tahun lalu, kalau tahun lalu memberi sebuah mesin penetas telur. tahun ini memberikan sumber energi cadangan berupa solar cell yang dilengkapi dengan panel kontrollernya guna untuk mengatasi kegagalan dalam proses penetasan jika terjadi pemadaman listrik PLN.**

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook